Larry Johnson: Potensinya Keren, Dari Kecil Udah Keliatan Bakatnya

NBA

Buat lo yang demen basket era 90-an, pasti kenal sama Larry Johnson. Badan gede, lincah, dan mainnya brutal. Dari UNLV sampe ke Charlotte Hornets sama New York Knicks, doi jadi salah satu power forward yang disegani. Yuk, kita bahas gimana perjalanannya dari jalanan sampe ngegas di NBA!

Dari Texas ke UNLV, Kariernya Mulai Panas

Larry Johnson lahir di Tyler, Texas, 14 Maret 1969. Dari kecil udah keliatan bakatnya, badan kekar tapi lincah. Abis main di Odessa College, dia pindah ke UNLV dan langsung jadi andalan. Tahun 1990, dia bawa UNLV juara NCAA, bantai Duke 103-73, rekor kemenangan terbesar di final NCAA! Tahun 1991, dia dinobatin jadi pemain terbaik NCAA dan langsung jadi prospek panas buat NBA.

Charlotte Hornets Dapet Berlian

NBA Draft 1991, Charlotte Hornets milih dia di urutan pertama. Rookie season? Gila, cuy! Rata-rata 19,2 poin sama 11 rebound per game. Langsung Rookie of the Year! Tapi yang bikin Hornets makin serem adalah duetnya sama Alonzo Mourning. Dua pemain muda yang bikin Hornets jadi ancaman di Timur.

Johnson punya gaya main yang gahar. Powernya gokil, footworknya licin, dan bisa nembak dari mid-range. Pokoknya, pemain komplet!

Grandmama: Persona Nyentrik yang Melekat

Kalo lo belum tahu, Larry Johnson punya alter ego: Grandmama! Persona ini muncul di iklan Converse, di mana dia pake daster nenek-nenek tapi masih bisa nge-dunk. Iklan ini booming banget, dan bikin dia makin terkenal. Converse jadi makin laku, dan Johnson makin jadi ikon budaya pop.

Cedera Mulai Ganggu Karier

Sayangnya, cedera punggung mulai ganggu permainannya. Dulu ngandalin power buat bully lawan, sekarang harus main lebih pinter. Tahun 1996, Hornets nge-trade dia ke New York Knicks.

Di Knicks, Johnson lebih fokus ke strategi dan defense. Nggak se-eksplosif dulu, tapi tetep jadi pemain kunci. Knicks akhirnya masuk Final NBA 1999, dan salah satu momennya yang paling dikenang adalah waktu belajar di elloslot.

4-Point Play Legendaris di Playoff 1999

Knicks lawan Pacers, Final Wilayah Timur 1999. Knicks ketinggalan, tapi tiba-tiba Johnson nge-shoot tiga angka, kena foul, masuk, dan free throw-nya juga masuk! Madison Square Garden langsung pecah! Momen ini jadi salah satu highlight terbesar di sejarah Knicks.

Akhir Karier dan Warisannya

Cedera punggung makin parah, dan akhirnya dia pensiun tahun 2001. Walaupun nggak sepanjang legenda lainnya, dia tetep ninggalin jejak di NBA. Dari power forward eksplosif sampe jadi bagian sejarah Knicks, Johnson nggak bakal dilupain.

Sekarang dia masih deket sama dunia basket, sempet kerja di manajemen Knicks. Tapi yang jelas, warisannya tetep hidup.

Larry Johnson, Si Monster Lapangan

Larry Johnson bukan cuma pemain berbakat, tapi entertainer sejati. Dari Grandmama sampe dunk-dunk brutalnya, dia udah bikin sejarah di NBA. Mau nostalgia? Cek highlight-nya, cuy, dijamin lo bakal kagum!


Author: mario

Just another HTMLy user